PRILAKU


  • PRILAKU

Hal yang tersulit dari manusia adalah melihat dirinya sendiri, seribu cermin terpampang di depan-nya tak kan mungkin bisa mengungkap rahasia diri sendiri, namun hanya kepingan kaca kecil saja terlintas di depan orang lain, seseorang sudah merasa tau segala-galanya dari pribadi, hati dan kehendak orang lain.Amat mudah melihat diri ini, tak butuh seribu cermin yg dibutuhkan hanya bagaimana melihat reaksi orang lain pada kita,itulah cerminan diri kita sesungguhnya.

Rumah seribu cermin

Dahulu, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama “Rumah Seribu Cermin”. Pada suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi “Rumah Seribu Cermin”. Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya. Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi. Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat. Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat.

Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri : “Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin”.

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun, anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersahabat. Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri : “Tempat ini sungguh menakutkan, aku takkan pernah mau kembali ke sini lagi”.

Hikmah

Sulit rasanya kita mengerti bagaimana diri ini dari kita sendiri, padahal sesungguhnya itu sangat mudah bagi kita. Lihatlah bagaimana orang lain berprilaku pada kita, lihatlah bagaimana tanggapan orang lain pada kita dan lihatlah bagaimana tanggapan orang lain pada kita saat kita dirundung masalah. Kalau reaksi mereka baik pada kita, maka itulah cerminan sesungguhnya diri kita.

Cermin hanya memantulkan apa yang ia lihat, cermin tak pernah berbohong. Sehingga lingkungan, teman, sahabat, dan saudara kita itulah sesungguhnya cermin kehidupan kita.

Semua wajah yang ada di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang anda hadapi ? Cemberut ? Melotot ? Itulah wajah anda !

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s